Unicode dan Fon Aksara Makasar

Berikut merupakan daftar karakter dari Aksara Makasar versi Unicode terbaru. Karakter hanya tampil jika peramban atau perangkat yang Anda gunakan sudah mendukung visualisasi karakter Unicode untuk Aksara Makasar Jika tidak tampil, Anda bisa mencobanya melalui fon yang tersedia.
Lihat Fon:

Jangang-jangang

No Unicode Nama Transliterasi
111EE0MAKASAR LETTER KAka
211EE1MAKASAR LETTER GAga
311EE2MAKASAR LETTER NGAnga
411EE3MAKASAR LETTER PApa
511EE4MAKASAR LETTER BAba
611EE5MAKASAR LETTER MAma
711EE6MAKASAR LETTER TAta
811EE7MAKASAR LETTER DAda
911EE8MAKASAR LETTER NAna
1011EE9MAKASAR LETTER CAca
1111EEAMAKASAR LETTER JAja
1211EEBMAKASAR LETTER NYAnya
1311EECMAKASAR LETTER YAya
1411EEDMAKASAR LETTER RAra
1511EEEMAKASAR LETTER LAla
1611EEFMAKASAR LETTER VAva
1711EF0MAKASAR LETTER SAsa
1811EF1MAKASAR LETTER Aa
1911EF2MAKASAR ANGKA
2011EF3MAKASAR VOWEL SIGN I-i
2111EF4MAKASAR VOWEL SIGN U-u
2211EF5MAKASAR VOWEL SIGN E-e
2311EF6MAKASAR VOWEL SIGN O-o
2411EF7MAKASAR PASSIMBANG
2511EF8MAKASAR END OF SECTION

Aksara Lainnya


Sejarah dan Perkembangan Aksara Bali

Aksara Bali merupakan turunan dari aksara Brahmi India melalui perantara aksara Kawi dan berkerabat dekat dengan aksara Jawa. Aksara Bali aktif digunakan dalam sastra maupun tulisan sehari-hari masyarakat Bali sejak pertengahan abad ke-15 hingga kini dan masih diajarkan di Bali sebagai bagian dari muatan lokal.

Sejarah dan Perkembangan Aksara Batak

Aksara ini berasal dari daerah Sumatera Utara dan mulai muncul sekitar abad ke-14 Masehi. Awalnya, aksara yang digunakan untuk menulis bahasa Batak, meski dalam penggunaan sekarang dapat pula digunakan untuk menulis bahasa lain.

Sejarah dan Perkembangan Aksara Jawa

Aksara Jawa merupakan salah satu aksara turunan Brahmi di Indonesia yang sejarahnya dapat ditelusuri runut melalui peninggalan-peninggalan yang diteliti oleh para ahli epigrafi.

Sejarah dan Perkembangan Aksara Lontara

Aksara ini berkembang di Sulawesi Selatan, disebut juga aksara Bugis, aksara Bugis-Makassar, atau aksara Lontara Baru. Aksara Lontara terutama digunakan untuk menulis bahasa Bugis dan Makassar, namun dalam pekembangannya juga digunakan di wilayah lain yang mendapat pengaruh Bugis-Makassar seperti Bima di Sumbawa timur dan Ende di Flores dengan tambahan atau modifikasi.

Sejarah dan Perkembangan Aksara P├ęgon

Pegon digunakan di kalangan umat Muslim, yang hidup dari pendidikan agama di pesantren. Pegon sendiri muncul bersama Islam di Jawa.

Sejarah dan Perkembangan Aksara Sunda

Kecakapan masyarakat dalam tulis-menulis di wilayah Sunda telah diketahui keberadaannya sejak sekitar abad ke-5 Masehi. Hal itu tampak pada prasasti-prasasti dan naskah kuno dari zaman itu. Sejak April 2008, aksara Sunda secara resmi masuk ke dalam standar Unicode.