Sejarah Kemunculan Aksara Rejang

Ditemukan

Rejang atau Redjang adalah anggota dari cabang bahasa Melayu Malayo-Polinesia yang diucapkan oleh sekitar 200.000 orang di pulau Sumatra, Indonesia, di beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu, sekitar Argamakmur, Muaraaman, Curup, dan Kepahiang, dan juga di Rawas. wilayah Provinsi Sumatra Selatan. Ada lima dialek utama Rejang: Lebong, Musi, Kebanagung, Pesisir dan Rawas. Rejang tidak menjadi bingung dengan kelompok bahasa Rejang-Baram yang diucapkan di Sarawak dan Kalimantan di Kalimantan, yang sangat berbeda. Huruf Rejang termasuk dalam kelompok naskah yang dikenal sebagai Surat Ulu (‘skrip hulu’), yang mencakup varian naskah Bengkulu, Lampung, Lembak, Lintang, Lebong, dan Serawai. Hal ini juga kadang-kadang dikenal sebagai Kaganga, setelah tiga huruf pertama, dan terkait dengan huruf Batak dan Bugis. Hal ini pada akhirnya berasal dari naskah Brahmi India kuno dengan menggunakan naskah Pallava dan Old Kawi. Dokumen yang paling awal dikenal ditulis dalam alfabet Rejang berasal dari pertengahan abad ke-18.

PANDI

Icon Business Park Unit L1-L2 BSD City, Sampora, Kec. Cisauk, Tangerang, Banten 15345

+622130055777

Lokasi