Bahasa

Bahasa daerah di Indonesia.

Bahasa Bajau Pondong

Di Provinsi Kalimantan Timur

Bahasa Bajau Pondong dituturkan oleh masyarakat di Desa Payung-Payung Kecamatan Maratua dan Desa Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau; Desa Pondang Baru, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser; dan Kelurahan Penajam dan Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut pengakuan penduduk, di sebelah barat dan utara Desa Payung-Payung dituturkan bahasa Bajau. Di sebelah timur dan barat Desa Pulau Derawan dituturkan bahasa Bajau,sedangkan di sebelah selatan dituturkan bahasa Bugis. Di sebelah timur dan barat Desa Penajam dituturkan bahasa Bugis, di sebelah utara dituturkan bahasa Bajau,dan di sebelah selatan dituturkan bahasa Banjar. Selanjutnya, wilayah tutur bahasa Bajau Pondong di Desa Babulu Laut berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Pasir (Paser) di sebelah barat dan wilayah tutur bahasa Bugis di sebelah utara dan selatan. Bahasa Bajau Pondong yang dituturkan di Desa Pondang Baru berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Pasir (Paser) di sebelah barat dan dengan wilayah tutur bahasa Bajau di sebelah selatan.

Bahasa Bajau Pondong terdiri atas tiga dialek, yaitu (1) dialek Pulau Derawan yang dituturkan di Desa Payung-Payung Kecamatan Maratua dan Desa Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau; (2) dialek Penajam yang dituturkan di Kelurahan Penajam dan Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara; dan (3) dialek Pondong yang dituturkan di Desa Pondang Baru, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Persentase perbedaan antardialek tersebut berkisar 73%—76%.

Bahasa Bajau Pondong merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 84%—94% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, misalnya dengan bahasa Basap, Benuq, Bulungan, Kenyah, Segaai,dan Bahau Ujoh Bilang.